Optimalkan Aset,Diskoperindag Kab Pasuruan Tinjau Ruko – Ruko Di Terminal Pandaan

Img 20260123 wa0026

Pasuruan, lintasskandal.com – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghony kunjungi sejumlah ruko yang ada di kawasan Terminal Pandaan, Kamis (22/1/2026).

Taufiqul Ghony, datang bersama sejumlah staf dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Digdo Sutjahjo. Dia ingin melihat langsung kondisi lapangan setelah mendapat banyak masukan permasalahan.

Ruko – ruko milik Pemerintah Daerah ini sudah lama kurang optimal pemanfaatannya. Padahal, jika dikelola dengan baik, ruko ini bisa mendatangkan pendapatan untuk daerah yang cukup signifikan.

“suatu permasalahan ingin selesai maka carilah akar masalah itu dulu. Baru cari solusinya. Nah, hari ini saya bukan sidak tapi ingin tahu kondisi di lapangannya seperti apa,” katanya.

Dia mengatakan, ruko ini menjadi aset Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan yang semua pengelolaan dan pemanfaatnya harus diketahui oleh dinas. Dan harus clear di situ.

“Dari laporan yang saya dapatkan, beberapa Ruko yang ada di sini, untuk pemasukan l PAD tidak berjalan cukup baik. Di lapangan, ada pemanfaatan yang sesuai izinnya dan ada yang kurang sesuai, bukan tidak sesuai ya,” urainya.

Maka, kata Ghony, pihaknya hadir untuk menyesuaikannya. Ada aspirasi warga, bahwa disini digunakan oleh hal yang tidak pada peruntukannya. Maka, hari ini pihaknya turun untuk melihat, mengetahui dan merasakan.

“Setelah itu kami undur diri untuk melakukan kajian, diskusi bersama, dimana letak kesalahannya, dimana letak yang akan disempurnakan, sehingga konteks Ruko tertata rapi sesuai peruntukannya,” ungkapnya.

Jika itu tertata, dan digunakan sesuai peruntukannya, maka diharapkan ada peningkatan PAD. Sehingga, masyarakat bahagia, pendapatan meningkat sesuai dengan mekanisme aturan yang ada. Di sisi lain, tidak ada pro kontra.

Baca juga :  Pemkab Sidoarjo Fasilitasi Penyandang Disabiltas Kesempatan Kerja

“Nanti kami akan membuat sebuah kajian. Bagaimana ke depan, ruko ini bisa lebih menarik, lebih cantik agar bisa jadi jujukan wisata. Intinya, ruko ini harus dimanfaatkan maksimal,” sambung dia.

Termasuk, kata dia, pemanfaatan maksimal ini digarap bisa menambah pemasukan untuk daerah yang nantinya akan kembali juga ke masyarakat. “Sewa menyewa aset daerah juga akan kami tata,” tegasnya. (Mif)

Leave a Reply