Harjasda ke-167, Wabup Sidoarjo dan Forkopimda Ziarah Makam Mantan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo

Img 20260127 wa0005

Sidoarjo,lintasskandal.com- Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-167 tahun 2026, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo menggelar ziarah ke makam para mantan bupati Sidoarjo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghormati jasa para pemimpin terdahulu yang telah berkontribusi dalam membangun dan memajukan Kabupaten Sidoarjo.

Rangkaian ziarah dimulai dengan Apel Kehormatan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sidoarjo pada Senin pagi (26/1/2026), yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati. Apel tersebut diikuti oleh seluruh anggota Forkopimda, pejabat daerah, serta perwakilan TNI/Polri dan organisasi kemasyarakatan.

Usai apel, rombongan melanjutkan kegiatan dengan tabur bunga di makam Bupati Sidoarjo ke-10, R. Suriadi Kertosuprojo, yang dimakamkan di TMP Sidoarjo. Almarhum memimpin Kabupaten Sidoarjo pada periode 1950 hingga 1958, masa-masa awal pembentukan pemerintahan paska kemerdekaan Indonesia. Doa bersama pun dipanjatkan untuk mengenang dedikasi dan pengabdian beliau bagi kemajuan daerah.

Setelah mengunjungi TMP Sidoarjo, rombongan ziarah dibagi menjadi beberapa tim untuk menziarahi makam mantan bupati Sidoarjo lainnya yang tersebar di berbagai lokasi di wilayah Kabupaten Sidoarjo dan luar Sidoarjo. Setiap tim membawa karangan bunga dan doa sebagai simbol rasa hormat dan penghargaan atas jasa-jasa para tokoh yang pernah memimpin daerah ini.

Wabup Hj. Mimik Idayana menyampaikan ziarah seperti ini merupakan bentuk penghormatan kepada bupati Sidoarjo terdahulu. Menurutnya bupati dan wakil bupati Sidoarjo merupakan sosok yang sangat berjasa bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo.

“Beliau ini merupakan salah satu pejuang yang membangun Kabupaten Sidoarjo untuk bisa mencapai seperti ini,”ucapnya saat berziarah ke makam Bupati Sidoarjo (1958 – 1959) H. A. Chudlori Amir yang berada di Makam Islam Jetis Sidoarjo.

Baca juga :  Rapat Paripurna ll Terkait Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Serta Jawaban Pandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Kaabupaten Pasuruan Pasuruan,Lintasskandal.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan secara resmi menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Pasuruan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Jawaban tersebut dibacakan langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, dalam Rapat Paripurna II yang digelar pada Rabu, 22 Juni 2026. Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat. Dalam pengantarnya, Samsul menyampaikan bahwa pada rapat paripurna sebelumnya, seluruh fraksi telah memberikan berbagai masukan, pertanyaan, hingga kritik konstruktif yang memerlukan penjelasan dari pihak eksekutif. ”Dalam pandangan umum, berbagai macam masukan, catatan, pertanyaan, kritik yang konstruktif telah disampaikan oleh masing-masing fraksi yang tentunya membutuhkan penjelasan dan jawaban dari Saudara Bupati,” ujar Samsul Hidayat saat membuka sidang. Mengawali jawaban setebal 18 halaman tersebut, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota dewan atas fungsi kontrol yang dijalankan. Menanggapi pandangan umum Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Wabup menyampaikan terima kasih atas apresiasi terhadap pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-13 kalinya dari BPK RI. Pihaknya berkomitmen penuh untuk mempertahankan tata kelola keuangan yang akuntabel. Selain itu, Gus Shobih (Wakil Bupati Pasuruan) memberikan klarifikasi terkait selisih anggaran Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA). Dapat dijelaskan bahwa penganggaran SILPA APBD Murni tahun 2026 sebesar Rp418,72 miliar. Namun, setelah audit BPK, realisasi SILPA tahun 2025 tercatat sebesar Rp303,36 miliar, sehingga terdapat selisih lebih penganggaran sebesar Rp115,35 miliar. Penggunaan SILPA ini direncanakan seefisien mungkin untuk menutup defisit APBD 2026,” ucapnya Wabup. Menjawab catatan dari Fraksi Partai Gerindra mengenai ketergantungan pada anggaran pusat, Pemkab Pasuruan menegaskan telah melakukan langkah-langkah koordinasi insentif serta pemenuhan administrasi tepat waktu. Untuk meningkatkan kemandirian fiskal, Pemkab berfokus pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengembangkan sumber-sumber PAD baru. Terkait serapan belanja tahun 2025 yang berada di bawah 95 persen, Wabup menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena adanya efisiensi belanja yang disesuaikan dengan regulasi, tanpa menurunkan kualitas pelayanan publik.(MS)

Hj. Mimik Idayana mengatakan bentuk penghormatan seperti ini harus terus dilakukan bersama. Oleh karenanya ziarah makam bupati Sidoarjo terdahulu menjadi rangkaian kegiatan Harjasda yang rutin dilakukan. Di Harjasda ke 167 tahun 2026 ini, Wabup Hj. Mimik Idayana berharap pembangunan Kabupaten Sidoarjo lebih baik lagi dan masyarakatnya lebih sejahtera.

“Kita berdoa bersama agar pembangunan Kabupaten Sidoarjo lebih baik lagi dan masyarakat Sidoarjo sejahtera semua,”ucapnya

Kegiatan ziarah ini diharapkan tidak hanya menjadi ritual seremonial, namun juga mampu menginspirasi generasi saat ini untuk menjaga amanah dan melanjutkan estafet pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Sidoarjo. (Zaq)

Leave a Reply