Ketua DPRD Pasuruan Dorong RKPD 2027 Fokus Perkuat Ekonomi Rakyat dan UMKM
Pasuruan, lintasskandal.com – Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menegaskan bahwa tahun 2027 harus menjadi momentum strategis untuk memperkokoh fondasi ekonomi berbasis kerakyatan.
Penegasan itu ia sampaikan saat menghadiri forum perangkat daerah di Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, di tengah kondisi ekonomi yang terus bergerak dan penuh tantangan, arah kebijakan tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan angka makro.
Pemerintah daerah perlu memastikan pertumbuhan yang merata, inklusif, serta memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, beberapa prioritas penting dalam penyusunan RKPD 2027.
Revitalisasi dan Modernisasi Koperasi
Ia mendorong agar koperasi kembali diperkuat sebagai pilar utama perekonomian daerah.
Reformasi tata kelola, digitalisasi sistem, peningkatan kualitas sumber daya manusia pengurus, hingga kemudahan akses pembiayaan harus menjadi fokus utama.
Program pembinaan, lanjutnya, tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata. Koperasi harus mampu berkembang, profesional dalam manajemen, serta sehat secara finansial agar benar-benar memberi manfaat nyata bagi anggotanya.
UMKM Didorong Masuk Rantai Pasok Industri
Selain koperasi, penguatan UMKM juga menjadi prioritas. Ia menilai pelaku UMKM tidak bisa dibiarkan berjalan sendiri tanpa dukungan ekosistem yang kuat.
Skema kemitraan dengan industri besar, BUMD, maupun sektor swasta perlu diperluas. Pendampingan legalitas usaha, sertifikasi halal, PIRT, penguatan kemasan, serta branding harus dilakukan secara terpadu.
Tahun 2027 diharapkan menjadi percepatan bagi UMKM untuk masuk ke ranah digital dan pasar ekspor.
Industri Lokal Berbasis Potensi Daerah
Kabupaten Pasuruan dinilai memiliki potensi industri yang cukup besar.
Namun, pengembangannya harus tetap berpihak pada tenaga kerja lokal dan memperhatikan aspek lingkungan.
Kebijakan industri juga perlu dirancang agar mampu mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Perdagangan Stabil dan Pasar Rakyat Tertata
Dalam sektor perdagangan, perhatian diarahkan pada stabilitas distribusi bahan pokok, pengendalian inflasi daerah, serta perlindungan konsumen.
Penataan dan revitalisasi pasar tradisional juga menjadi agenda penting, tidak hanya dari sisi fisik bangunan, tetapi juga pengelolaan dan sistem manajemennya agar lebih modern dan kompetitif.
Perencanaan Harus Terukur dan Berdampak
DPRD menegaskan seluruh program dalam RKPD 2027 harus berbasis data yang valid, memiliki indikator kinerja yang jelas, serta terukur pencapaiannya.
Ia mengingatkan agar program tidak sekadar terserap secara anggaran, namun benar-benar memberi dampak nyata di lapangan.
Aspirasi masyarakat yang tertuang dalam pokok-pokok pikiran DPRD, katanya, akan diselaraskan dengan prioritas program Diskoperindag demi menghasilkan perencanaan yang realistis, progresif, dan adaptif terhadap dinamika global.
RKPD 2027 diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun ekonomi daerah yang mandiri, berdaya saing, serta berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan. (Mifta)

