Ramadan Berkah, Perum Jasa Tirta I Gelar Tebus Murah Sembako Rp30 Ribu di Tiga Kota

Oplus 131072

SURABAYA, lintasskandal.com – Menyambut bulan suci Ramadan, Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali menggelar Program Tebus Murah Sembako (TMS) bagi masyarakat. Ratusan paket sembako disediakan dengan harga jauh di bawah pasaran untuk membantu warga menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.

Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, mengatakan program pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat, khususnya di tengah fluktuasi harga pangan selama Ramadan.

“Program pasar murah atau TMS ini merupakan wujud kepedulian sosial perusahaan dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Program perdana digelar di Kelurahan Kedungkandang, Kota Malang, pada pekan pertama Ramadan dengan menyiapkan 200 paket sembako murah. Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan di Desa Grudo dan Desa Selopuro, Kabupaten Ngawi, wilayah tepian Sungai Bengawan Solo, dengan total 150 paket sembako. Di Ngawi, PJT I berkolaborasi dengan Komunitas Kecanduan Sedekah Ngawi (KSN).

Setiap paket sembako senilai Rp120.000 berisi beras 3 kilogram, minyak goreng, tepung terigu, gula, garam, dan mi instan. Masyarakat cukup menebusnya dengan harga Rp30.000 per paket.

“Dengan selisih harga yang jauh lebih murah dari harga pasar, kami berharap TMS mampu meringankan beban kebutuhan masyarakat selama Ramadan maupun menjelang Hari Raya,” tambah Fahmi.

Program TMS merupakan agenda rutin Sub Divisi Pengelolaan TJSL dan ESG PJT I setiap Ramadan. Rangkaian berikutnya akan digelar di Banjarnegara pada 5 Maret 2026. Kegiatan serupa juga dilaksanakan bertahap di berbagai wilayah kerja PJT I.

Fahmi menegaskan, Ramadan menjadi momentum memperkuat kepedulian dan kebersamaan.

Ia ingin memastikan kehadiran BUMN tidak hanya dirasakan dalam pengelolaan sumber daya air, tetapi juga dalam kontribusi sosial yang berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Sub Divisi Pengelolaan TJSL dan ESG PJT I, Andriana Kartikasari, menyampaikan bahwa setiap kegiatan TMS turut disertai edukasi lingkungan, khususnya bagi masyarakat bantaran sungai.

Baca juga :  Bupati Irsyad Suyuf Jalin Silahturahmi dengan Bamag Kabupaten Pasuruan

“Masyarakat kami ajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan mencegah pencemaran. Peran aktif warga sangat penting untuk menjaga kualitas air dan keberlanjutan ekosistem,” jelasnya.

Program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), serta Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Selain itu, kegiatan TMS juga mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan, memperluas pemerataan kesejahteraan, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. (Bn)

Leave a Reply