KPSP Setia Kawan Pasuruan Belum Mampu Penuhi Permintaan 160 Ton Susu per Hari, Tambah Sapi Impor Jadi Solusi

Oplus 131072

PASURUAN, – lintasskandal.com – Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pemasok utama susu segar nasional. Selama hampir 70 tahun, koperasi ini memenuhi kebutuhan susu bagi industri pengolahan susu (IPS) berskala besar hingga konsumsi rumah tangga.
Saat ini, KPSP Setia Kawan memasok susu segar ke sedikitnya tujuh perusahaan besar, di antaranya PT Indolakto, Cimory Indonesia, Frisian Flag, Diamond Fair, Sari Husada, serta sejumlah industri pengolahan susu lainnya.

Ketua KPSP Setia Kawan Nongkojajar, Sulistiyanto, mengungkapkan produksi susu segar yang dikelola koperasi mencapai sekitar 110 ton per hari. Produksi tersebut berasal dari sekitar 12 ribu ekor sapi perah yang dipelihara oleh 11.300 peternak di Kecamatan Tutur dan wilayah sekitarnya.
Namun, kapasitas produksi itu masih belum mampu memenuhi tingginya permintaan industri yang mencapai 160 ton susu segar setiap hari.

“Kalau dari perusahaan, semuanya menginginkan 160 ton susu segar yang diproduksi dalam satu hari,” ujar Sulistiyanto dalam siaran tertulis Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, peningkatan populasi sapi perah, khususnya sapi impor, menjadi langkah strategis untuk mengejar kebutuhan pasar. Pasalnya, produktivitas susu dari sapi impor dinilai lebih tinggi dibandingkan sapi lokal sehingga mampu meningkatkan volume produksi secara signifikan.
Selain mengelola sektor peternakan sapi perah, KPSP Setia Kawan juga mengembangkan dua unit usaha lainnya, yakni layanan simpan pinjam bagi anggota serta perdagangan jasa melalui jaringan minimarket.

Tak hanya mengandalkan jumlah peternak yang mencapai ribuan orang, koperasi juga terus mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam proses produksi. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas dan mutu susu segar agar tetap memenuhi standar industri sekaligus memperkuat daya saing produk susu asal Pasuruan di pasar nasional.
Dengan dukungan teknologi, inovasi, dan rencana penambahan sapi perah berproduktivitas tinggi, KPSP Setia Kawan optimistis mampu meningkatkan produksi dan memenuhi kebutuhan industri pengolahan susu yang terus meningkat. teknologi dan inovasi dalam proses produksi.

Baca juga :  Saluran Irigasi Tersumbat di Apollo Karangrejo, Pemerintah Kabupaten Pasuruan lalui Dinas SDA Turunkan Alat Berat Normalisasi

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas dan mutu susu segar agar tetap memenuhi standar industri sekaligus memperkuat daya saing produk susu asal Pasuruan di pasar nasional.

Dengan dukungan teknologi, inovasi, dan rencana penambahan sapi perah berproduktivitas tinggi, KPSP Setia Kawan optimistis mampu meningkatkan produksi dan memenuhi kebutuhan industri pengolahan susu yang terus meningkat.

Leave a Reply