Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang Rampung 100 Persen, Siap Tampung 1.000 Siswa
JOMBANG, Lintassskandal com- Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Provinsi Jawa Timur 1 di Kabupaten Jombang telah rampung 100 persen. Seluruh bangunan, baik gedung utama maupun bangunan pelengkap dan penunjang, kini telah dapat difungsikan sesuai dengan perencanaan.
Site Manager (SM) Pembangunan SRT I Jombang, Dwi Setiawan, mengatakan seluruh pekerjaan pembangunan yang dikerjakan PT Waskita Karya tersebut telah selesai pada awal September 2026.

Lapangan Mini Soccer di lingkungan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Jombang
“Dalam kontrak paket pekerjaan pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 di Jombang, Provisional Hand Over (PHO) dijadwalkan pada akhir Agustus 2026. Alhamdulillah, awal September 2026 semua pekerjaan di lapangan sudah rampung 100 persen atau selesai secara keseluruhan,” ujar Dwi saat ditemui di kantornya, Kamis (8/10/2026).
Dwi menjelaskan, penyelesaian pembangunan tersebut mencakup seluruh bangunan yang ada di kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi I Jombang. Tidak hanya gedung utama, berbagai bangunan pelengkap maupun fasilitas penunjang juga telah selesai dan dapat digunakan.
“Semua pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 sudah rampung secara keseluruhan,” katanya.
Menurut Dwi, seluruh bangunan yang berukuran besar maupun kecil telah difungsikan sebagaimana yang direncanakan.
Dengan selesainya seluruh pekerjaan, fasilitas yang tersedia kini dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan sekolah.
Dalam proses pembangunannya, Dwi menyebut pihaknya juga melibatkan masyarakat sekitar. Hampir 50 persen tenaga kerja yang dipekerjakan merupakan pekerja lokal.
“Mulai awal pekerjaan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Jombang, kami memperkerjakan hampir 50 persen pekerja lokal. Berkat kerja sama tim yang solid, semua pekerjaan di lapangan bisa selesai secara keseluruhan sesuai jadwal yang direncanakan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Jombang, Andik Minarto, M.Pd., mengatakan seluruh bangunan yang telah selesai dibangun kini sudah dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sekolah.
“Semua bangunan sudah bisa dipergunakan untuk kegiatan sekolah. Baik bangunan utama maupun bangunan pelengkap atau penunjang, semuanya sudah bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar Andik.
Andik menambahkan, saat ini Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Jombang menampung sebanyak 370 siswa. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah seiring dengan peningkatan kapasitas sekolah.
“Untuk saat ini Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Jombang menampung 370 siswa. Dengan kapasitas yang ada, sekolah ini dapat menampung hingga 1.000 siswa. Pada 2027 nanti jumlah siswa diperkirakan akan bertambah,” pungkasnya. (bn)

