Pemkab Mojokerto Gandeng FK Ubaya Percepat Penurunan Stunting melalui KKN 2026

Oplus 131072

MOJOKERTO, lintasskandal com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya) Tahun 2026 oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Selasa (6/1/2026).

KKN FK Ubaya Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Desa Sehat melalui Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting”.

Kegiatan ini berlangsung mulai 5 hingga 31 Januari 2026 dan dilaksanakan di lima desa di Kecamatan Trawas, yaitu Desa Ketapanrame, Tamiajeng, Duyung, Kedungudi, dan Selotapak.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah, khususnya pembangunan sumber daya manusia melalui percepatan penurunan stunting.

“Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan percepatan penurunan stunting yang berkelanjutan,” ujar Gus Barra.

Gus Barra menambahkan, stunting merupakan permasalahan strategis nasional yang membutuhkan penanganan secara konvergen dan terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir.

Oleh karena itu, Pemkab Mojokerto terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperkuat intervensi spesifik dan sensitif, khususnya di tingkat desa.

Melalui program KKN ini, mahasiswa FK Ubaya diharapkan dapat berperan aktif dalam edukasi kesehatan, pendampingan keluarga berisiko stunting, serta penguatan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat. (red)

Leave a Reply