Pemkab Pasuruan Bidik Kalirejo Bebas Kumuh, 48 RTLH Dibedah dan 79 Jamban Sehat Dibangun
PASURUAN,
Lintasskandal com – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mulai menggenjot penataan kawasan kumuh di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, pada tahun 2026.
Program ini dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan jamban sehat, optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), hingga pembangunan drainase dan jalan lingkungan.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Susanti Edi Peni, mengatakan pola penanganan kawasan kumuh kini tidak lagi dilakukan secara bertahap atau parsial. Pemerintah memilih pendekatan terpadu agar hasil yang dirasakan masyarakat lebih maksimal.
“Penanganan kawasan kumuh sekarang harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak bisa lagi hanya memperbaiki RTLH, jalan lingkungan, atau sanitasi secara terpisah seperti sebelumnya,” ujar Susanti dalam keterangan tertulis, Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan, sebanyak 48 unit rumah tidak layak huni menjadi sasaran program perbaikan tahun ini. Sebagian besar rumah telah memasuki tahap pengerjaan, bahkan beberapa di antaranya sudah selesai 100 persen.
Selain itu, pemerintah juga akan membangun 79 unit jamban sehat keluarga,
mengoptimalkan satu unit TPS3R, serta membangun drainase dan jalan lingkungan guna menciptakan kawasan permukiman yang lebih sehat, bersih, dan layak huni.
Menurut Susanti, penataan kawasan kumuh bukan hanya memperbaiki kondisi fisik lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses sanitasi yang lebih baik dan lingkungan yang lebih sehat.
“Kita perbaiki kesehatan lingkungannya, kemudian masyarakat diharapkan ikut menjaga dan merawat fasilitas yang sudah dibangun agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” jelasnya.
Program tersebut disambut positif warga. Munif, salah satu penerima bantuan perbaikan RTLH, mengaku bersyukur karena rumahnya akhirnya mendapat perhatian pemerintah.
Selama ini, rumah yang ditempatinya kerap kebanjiran saat musim hujan akibat kondisi bangunan yang tidak layak. Dengan adanya program bedah rumah, ia berharap keluarganya dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman.
Melalui penanganan terpadu ini, Pemkab Pasuruan menargetkan Desa Kalirejo bertransformasi menjadi kawasan permukiman yang lebih layak, sehat, dan terbebas dari predikat kawasan kumuh. (red)

