Pemkab Pasuruan Akhirnya Perbaiki Jalan Bendungan–Rejosari, Harapan Warga Belasan Tahun Mulai Terjawab
PASURUAN,
Lintasskandal.com – – Setelah bertahun-tahun dikeluhkan warga akibat dipenuhi lubang dan permukaan bergelombang, ruas Jalan Bendungan–Rejosari akhirnya diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSABMBK). Perbaikan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini harus berjibaku dengan kondisi jalan yang rusak.
Kepala Dinas DSA BMBK Kabupaten Pasuruan, Sarinah Rostief, mengatakan pembangunan ruas Jalan Bendungan–Rejosari merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, khususnya jalan yang memiliki peran strategis bagi mobilitas masyarakat.
Menurutnya, ruas jalan tersebut bukan hanya menjadi akses utama bagi warga Desa Rejosari dan sekitarnya, tetapi juga sering dimanfaatkan sebagai jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di jalan nasional. Karena itu, peningkatan kualitas jalan dinilai sangat mendesak.
“Perbaikan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang selama belasan tahun harus beraktivitas di atas jalan yang kondisinya rusak,” ujar Sarinah, Rabu (1/7/2026).
Selain memperlancar arus lalu lintas, proyek tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jalan yang lebih baik akan mempermudah distribusi hasil pertanian, mempercepat mobilitas warga, serta meningkatkan akses menuju berbagai pusat kegiatan ekonomi.
Harapan itu disambut gembira warga. M. Yunus, seorang petani Desa Rejosari, mengaku bersyukur karena jalan yang selama ini menjadi keluhan akhirnya mendapat perhatian pemerintah.
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak selama ini menyulitkan petani saat menuju lahan maupun mengangkut hasil panen. Dengan adanya perbaikan, aktivitas pertanian diyakini akan menjadi lebih lancar, efisien, dan aman.
Perbaikan Jalan Bendungan–Rejosari diharapkan menjadi solusi atas persoalan infrastruktur yang telah berlangsung bertahun-tahun sekaligus memperkuat konektivitas dan roda perekonomian masyarakat di wilayah tersebut. (red)

