Peringati Harganas ke-33, Bupati Pasuruan Tekankan Pentingnya Kehadiran Emosional Orang Tua dalam Pengasuhan Anak
PASURUAN, – lintasskandal.com – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa peran orang tua dalam keluarga tidak cukup hanya hadir secara fisik, tetapi juga harus diwujudkan melalui kedekatan emosional dan komunikasi yang hangat dengan anak. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (6/8/2026).
Dalam sambutannya, Rusdi mengatakan bahwa ayah dan ibu merupakan sekolah pertama bagi anak sekaligus benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan di era modern. Menurutnya, orang tua harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tetap dapat membangun hubungan yang baik dengan anak.
“Jangan sampai orang tua kalah sama anak. Orang tua sekarang harus adaptif, bisa menyesuaikan dengan kebiasaan anak,” ujar Rusdi.
Ia menambahkan, pengasuhan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu. Sosok ayah juga memiliki peran yang sama pentingnya, terutama dalam memberikan perhatian, kasih sayang, dan kehangatan di lingkungan keluarga.
“Dalam keluarga, peran ayah dan ibu sama-sama penting. Tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan materi, ayah juga perlu hadir dan memberikan kehangatan bagi keluarga,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, mengajak para orang tua untuk tidak membiarkan penggunaan gawai menggantikan peran keluarga dalam mendidik dan mendampingi anak.
“Saya berharap momentum Harganas menjadi titik balik bagi setiap keluarga untuk menjadi lebih tangguh, harmonis, dan sejahtera,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Pasuruan juga menyerahkan penghargaan kepada Kecamatan Kraton, Winongan, Pasrepan, dan Lumbang. Keempat kecamatan tersebut berhasil meraih penghargaan karena seluruh desa dan kelurahannya telah mencapai klasifikasi berkelanjutan dalam Program Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) Tahun 2026.
Peringatan Harganas ke-33 di Kabupaten Pasuruan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan peran aktif orang tua dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan berkarakter.

