DPP SWI Bentuk Pengurus Baru Periode 2026–2031, Iskandar Tegaskan Arah Organisasi Menuju Kemandirian dan Kesejahteraan

Img 20260607 wa0009

JAKARTA, lintasskandal com – Dewan Pimpinan Pusat Sekber Wartawan Indonesia (DPP SWI) resmi membentuk kepengurusan baru periode 2026–2031 melalui Rapat Pleno Pembentukan Pengurus, Dewan Etik, dan Fungsional yang digelar di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (7/6/2026).

Pembentukan kepengurusan baru tersebut menjadi langkah strategis organisasi dalam memperkuat struktur, soliditas, serta arah perjuangan SWI untuk lima tahun mendatang. Dalam rapat pleno tersebut, DPP SWI menetapkan 10 bidang kerja, Dewan Etik, serta sejumlah lembaga otonom yang akan menjadi pilar penguatan organisasi.

Img 20260607 wa0010

Ketua Umum DPP SWI periode 2026–2031, H. Iskandar, S.Sos., menegaskan komitmennya untuk membawa SWI menjadi organisasi wartawan yang lebih maju, mendunia, mandiri, dan sejahtera melalui konsep ekonomi kerakyatan.

“SWI ke depan harus menjadi organisasi yang tidak hanya kuat secara profesi jurnalistik, tetapi juga mandiri secara ekonomi,” tegas Iskandar dalam arahannya.

Menurutnya, upaya mewujudkan kemandirian ekonomi organisasi bukan sekadar wacana. SWI telah memiliki sejumlah lembaga otonom yang dipersiapkan sebagai instrumen penguatan organisasi dan peningkatan kesejahteraan anggota.
Di bidang ekonomi, SWI memiliki Koperasi Sekber Wartawan Sejahtera (SWS) yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi anggota. Sementara untuk peningkatan kompetensi profesi, SWI membentuk Learning Center sebagai pusat pelatihan dan pengembangan kemampuan jurnalistik bagi seluruh anggota.

Selain itu, SWI juga memiliki Yayasan Bantuan Hukum Matapena Keadilan yang berfokus pada advokasi, perlindungan hukum, dan edukasi keadilan bagi wartawan maupun masyarakat luas.

“Melalui badan otonom yang kita persiapkan ini, kita akan membawa SWI lebih baik lagi menuju kemandirian berbasis ekonomi kerakyatan.

Seluruh anggota, baik di pusat maupun daerah, harus merasakan dampak kesejahteraan yang nyata,” ujar Iskandar.

Ia menambahkan, lembaga-lembaga otonom tersebut nantinya akan dikembangkan secara berjenjang hingga tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di seluruh Indonesia.

Baca juga :  Kadin Jatim Bersama BNSP Sertifikasi Ratusan Tenaga Kerja di Kawasan Industri SIER

Sebagai bagian dari penguatan organisasi, DPP SWI juga menetapkan struktur bidang yang diisi oleh para profesional sesuai kompetensinya. Adapun susunan bidang DPP SWI periode 2026–2031 meliputi:
Bidang Litbang/Riset dan Data: drg. Marsela Indri dan Yessi.
Bidang Media Massa: Supriyadi dan Gofur.
Bidang Budaya dan Pariwisata: Torben Rando Oroh, Nia Kurniah, R. Setiawan, dan Bambang Pol Gunadi.

Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan: Riki dan M. Hendra Gunawan.
Bidang Pengelolaan CSR: Irwanto dan Thamrin.

Bidang Pemberdayaan Perempuan: Meli.
Bidang Sosial Ekonomi: I Gusti Made Ardiabiar, SE, Joko Iskandar, dan Koko Ayun.

Bidang Hukum dan Advokasi: Robert Marpaung, SH, MH, Nasrun Lahamang, SH, dan Norman C. Simangunsong, SH.

Bidang Humas dan Hubungan Antar Lembaga: Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, MBA, dan Jhoni Rangga.

Bidang Diklat dan Pengembangan Profesi: Omega DR Tahun, SH, SKN, MH, MKes, dan Supono, SH.

Dengan terbentuknya 10 bidang tersebut, Iskandar optimistis SWI akan semakin solid dan mampu menjadi wadah jurnalis yang diperhitungkan dalam memperjuangkan kemerdekaan pers serta profesionalisme wartawan di Indonesia.

Di jajaran pimpinan inti, sejumlah tokoh lama yang telah berpengalaman tetap dipercaya mengemban amanah organisasi.
Mereka antara lain Wakil Ketua Umum Putra Gara, Sekretaris Jenderal Herry Budiman, dan Bendahara Umum Anwar Nurdin.

Sementara Dewan Etik diisi oleh Eddie Karsito dan Isson Khaerul.
Kepengurusan baru juga diperkuat sejumlah wajah baru di pucuk pimpinan, yakni Wakil Ketua Umum Liliyana, Wakil Sekretaris Jenderal Totok, serta Wakil Bendahara Umum Ersa Ernawati dan Alpin Alamsyah.

Usai pembentukan pengurus, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum SWI sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran proses konsolidasi organisasi.

Baca juga :  Gus Muhdlor Kukuhkan Aliansi BEM Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa

Momentum syukuran ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Iskandar yang kemudian diserahkan kepada perwakilan pendiri SWI, Herry Budiman dan Anwar Nurdin.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang berlangsung penuh keakraban. Momen tersebut menjadi simbol soliditas, kebersamaan, serta optimisme seluruh jajaran pengurus DPP SWI dalam mewujudkan visi organisasi selama lima tahun ke depan. (red)

Leave a Reply