Proyek Rehabilitasi Madrasah PHTC Jatim 9 Capai Progres Positif, On Track di Minggu ke-16
JATIM, lintasskandal.com — Proyek rehabilitasi dan renovasi Madrasah dalam program PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) Jawa Timur 9 menunjukkan capaian positif dan berjalan sesuai rencana.
Hingga memasuki minggu ke-16 pada April 2026, realisasi pekerjaan tercatat on track dengan progres fisik mencapai 17,66 persen atau mengalami deviasi surplus tipis.

“Secara teknis, pekerjaan di lapangan berjalan lancar tanpa hambatan signifikan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras tim di lapangan serta komitmen dalam menjalankan tanggung jawab proyek.

Adapun ruang lingkup pekerjaan dalam proyek ini mencakup berbagai tahapan, mulai dari persiapan dan pembongkaran bangunan lama, pekerjaan tanah dan beton, pembesian, pemasangan dinding dan lantai, hingga pemasangan atap menggunakan rangka baja ringan dan onduline. Selain itu, dilakukan pula pemasangan keramik dan pengecatan akhir.
Sementara itu, Kuswantoro selaku Manager Konsultan (MK) yang bertanggung jawab atas pengawasan di lapangan memastikan bahwa seluruh pekerja telah mematuhi standar keselamatan kerja dengan menggunakan atribut yang sesuai.
Di sisi lain, Novi, Guru Bimbingan Penyuluhan (BP) di salah satu Madrasah Tsanawiyah penerima program, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan pemerintah melalui Kementerian PUPR dan Satker Prasarana Strategis Jawa Timur.
“Kami sangat bersyukur atas pelaksanaan rehabilitasi sekolah ini,” ungkapnya.
Namun demikian, Novi berharap agar pengerjaan salah satu ruang laboratorium dapat dilakukan pada tahap akhir. Hal tersebut dikarenakan ruang tersebut masih digunakan untuk kegiatan ujian.
“Kami mohon ruang laboratorium dikerjakan belakangan agar tidak mengganggu sistem jaringan perangkat lunak yang sedang digunakan,” tambahnya.
Ia juga berharap proyek rehabilitasi ini dapat selesai tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya, sehingga mampu meningkatkan kenyamanan serta semangat belajar siswa.
Diketahui, proses tender proyek pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 9 diikuti oleh sekitar 76 perusahaan jasa konstruksi nasional, dengan 7 perusahaan yang lolos hingga tahap evaluasi akhir.
Berdasarkan hasil evaluasi, PT Permata Anugerah Yala Persada yang beralamat di Jalan Gayungsari Barat Nomor 91 Surabaya ditetapkan sebagai pemenang tender dengan nilai penawaran sebesar Rp 43.008.539.317,07 untuk 25 lokasi pekerjaan.
Proyek ini juga melibatkan konsultan pengawas PT Gunung Giri Engineering Consultant (KSO), dengan masa pelaksanaan selama 360 hari dan masa pemeliharaan 180 hari kalender.
Dengan progres yang berjalan sesuai rencana, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Jawa Timur. (bn)

