Terduga Pelaku Pengeroyokan Anak Wartawan di Sukorejo Meradang, Warga Minta Cepat Tangkap Para Pelaku Biar Tak Meresahkan

Img 20250218 Wa0005

Pasuruan,Lintasskandal.com – Kasus pengeroyokan yang menimpa anak wartawan di Sukorejo tetap berlanjut dan sampai saat ini para terduga pelaku masih bebas berkeliaran, Senin 17/02/2025.

Dari hasil himpunan awak media dilapangan para korban termasuk anak wartawan yang mengalami pengeroyokan tersebut dalam keadaan trauma karena dari kejadian yang dilaporkan ke polisi membuat para terduga pelaku meradang.

Saihu seorang Wartawan yang melaporkan kejadian pengeroyokan terhadap anaknya beserta empat temannya mendesak Polres Pasuruan segera tangkap pelaku karena para korban termasuk anaknya trauma

“Kami harap Pihak Polres Pasuruan segera tangkap para pelaku, karena anak kami dan juga empat temannya yang menjadi korban pengeroyokan tersebut merasa ada ancaman dari beberapa terduga pelaku.” Ucap Saihu

Bahwa beberapa hari setelah laporan korban ke Polres Pasuruan, korban sering mendapat ancaman sehingga korban sering melamun dan jarang keluar rumah.

“Setelah kami laporan ke Polres Pasuruan terkait kejadian pengeroyokan, Anak kami sering mendapat teror dan info ancaman, sehingga anak kami sering melamun dan ketakutan sampai-sampai jarang keluar rumah” Ungkap Saihu

Dalam kejadian itu beberapa warga yang dekat dengan tempat kejadian perkara (TKP) membenarkan bahwa ada kejadian tersebut.

“Benar malam itu ada kejadian pengeroyokan, bahkan saat kejadian itu ada kaca jendela warga yang dekat dengan lokasih kejadian pecah imbas kena lemparan benda.” Kata warga

Lanjut warga yang tidak mau namanya dipublikasikan bahwa ada kurang lebih 30 orang yang terlibat dalam kejadian tersebut.

“Yang datang banyak, ada yang bawa mobil juga ada yang bawa motor perkiraan 15 motor kurang lebih ada 30 orang itu yang datang langsung mengeroyok korban.” Beber Warga

Warga berharap segera tindak para pelaku biar tidak selalu mengganggu dan meresahkan masyarakat.

Baca juga :  KPU Jatim Segera Tindaklanjuti Laporan Temuan Surat Suara Rusak di Sidoarjo SURABAYA , Lintasskandal.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur segera menindaklanjuti dan mengkroscek kembali laporan surat suara rusak yang ditemukan di Kabupaten Sidoarjo. Dimana sebelumnya KPU Sidoarjo mengecek logistik pemilu 2024 yaitu ada 3.000 surat suara rusak. Temuan tersebut didapati saat proses penyortiran terhadap surat suara sebelum dilakukan pelipatan. “Laporan teman-teman Sidoarjo memang demikian. Dan sedang kami kroscek juga," kata Komisioner Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim Miftahur Rozaq saat dikonfirmasi, Jumat (5/1/2024). Dalam penjelasan KPU Sidoarjo, kerusakan surat suara untuk Pemilu 2024 yang ditemukan pun beragam. Misalnya ada surat suara yang sobek, berlubang, ada yang warnanya pecah dan sebagainya. Setelah disortir, semua surat suara yang rusak tersebut disisihkan dan dilaporkan ke KPU Provinsi Jawa Timur serta ke KPU pusat. Rozaq belum merinci lebih lanjut terkait temuan KPU Sidoarjo tersebut. Namun dia memastikan KPU Jatim akan melakukan kroscek secara langsung. Mantan Komisioner KPU Sampang itu menjelaskan, berdasarkan mekanisme yang berlaku, jika didapati surat suara rusak maka akan dilakukan penggantian sesuai jumlah. "Dan yang rusak kita simpan dulu. Nanti akan dimusnahkan H-1 sebelum tanggal 14 Februari 2024 yang akan disaksikan Bawaslu dan kepolisian serta stakeholder lainnya," ungkap Rozaq. Disisi lain, Rozaq memastikan distribusi logistik berupa surat suara saat ini terus dilakukan. Dari lima jenis surat suara Pemilu 2024, saat ini mayoritas Kabupaten/kota sudah menerima tiga hingga empat jenis suara suara. Sebelumnya, KPU Jatim menjamin seluruh logistik Pemilu rampung pertengahan Januari ini. "Saat ini sudah 85persen untuk surat suara yang diterima oleh Kabupaten/kota,"pungkas Rozaq. (hd)

Terduga Pelaku Pengeroyokan Anak Wartawan di Sukorejo Meradang, Warga Minta Cepat Tangkap Para Pelaku Biar Tak Meresahkan

Pasuruan – Lintas skandal. Com
Kasus pengeroyokan yang menimpa anak wartawan di Sukorejo tetap berlanjut dan sampai saat ini para terduga pelaku masih bebas berkeliaran, Senin 17 Februari 2025.

Dari hasil himpunan awak media dilapangan para korban termasuk anak wartawan yang mengalami pengeroyokan tersebut dalam keadaan trauma karena dari kejadian yang dilaporkan ke polisi membuat para terduga pelaku meradang.

Saihu seorang Wartawan yang melaporkan kejadian pengeroyokan terhadap anaknya beserta empat temannya mendesak Polres Pasuruan segera tangkap pelaku karena para korban termasuk anaknya trauma

“Kami harap Pihak Polres Pasuruan segera tangkap para pelaku, karena anak kami dan juga empat temannya yang menjadi korban pengeroyokan tersebut merasa ada ancaman dari beberapa terduga pelaku.” Ucap Saihu

Bahwa beberapa hari setelah laporan korban ke Polres Pasuruan, korban sering mendapat ancaman sehingga korban sering melamun dan jarang keluar rumah.

“Setelah kami laporan ke Polres Pasuruan terkait kejadian pengeroyokan, Anak kami sering mendapat teror dan info ancaman, sehingga anak kami sering melamun dan ketakutan sampai-sampai jarang keluar rumah” Ungkap Saihu

Dalam kejadian itu beberapa warga yang dekat dengan tempat kejadian perkara (TKP) membenarkan bahwa ada kejadian tersebut.

“Benar malam itu ada kejadian pengeroyokan, bahkan saat kejadian itu ada kaca jendela warga yang dekat dengan lokasih kejadian pecah imbas kena lemparan benda.” Kata warga

Lanjut warga yang tidak mau namanya dipublikasikan bahwa ada kurang lebih 30 orang yang terlibat dalam kejadian tersebut.

“Yang datang banyak, ada yang bawa mobil juga ada yang bawa motor perkiraan 15 motor kurang lebih ada 30 orang itu yang datang langsung mengeroyok korban.” Beber Warga

Warga berharap segera tindak para pelaku biar tidak selalu mengganggu dan meresahkan masyarakat.

“Kami berharap kepada Kepolisian segera tangkap para pelaku, karena sudah meresahkan, mengganggu keamanan dan ketenteraman masyarakat.” Pungkas Warga.(Miftakhul)”Kami berharap kepada Kepolisian segera tangkap para pelaku, karena sudah meresahkan, mengganggu keamanan dan ketenteraman masyarakat.” Pungkas Warga.(Miftakhul)

Leave a Reply