Bupati Pasuruan Buka O2SN SD, Tekankan Sportivitas dan Jalur Prestasi

Img 20260504 214010

PASURUAN, lintasskandal.com – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD se-Kabupaten Pasuruan di GOR Sasana Krida Anoraga, Senin (4/5/2026). Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine sebagai simbol dimulainya kompetisi olahraga pelajar tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan fair play selama pertandingan berlangsung. Ia mengingatkan para peserta untuk bertanding dengan semangat, namun tetap mengedepankan kejujuran.
“Selamat bertanding untuk seluruh siswa-siswi. Junjung tinggi sportivitas dan fair play,” ujarnya.

Mas Rusdi juga menegaskan bahwa ajang O2SN bukan sekadar kompetisi, melainkan peluang strategis bagi siswa untuk meraih masa depan pendidikan yang lebih baik.

Menurutnya, prestasi yang diraih para juara dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP melalui jalur prestasi olahraga.

“Juara 1, 2, dan 3 bisa menjadi modal masuk SMP lewat jalur prestasi. Karena itu, harus semangat dan tekun berlatih,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, menjelaskan bahwa O2SN tahun ini mempertandingkan lima cabang olahraga unggulan, yakni pencak silat, kidz atletik, renang, bulu tangkis, dan senam.

Rinciannya, sebanyak 43 atlet akan berlaga di cabang pencak silat di GOR Raci, 112 atlet mengikuti kidz atletik di Stadion Pogar, 44 atlet bertanding di cabang renang di Saygon Waterpark, 16 atlet bulu tangkis di Gedung Bayu Kencana Gempol, serta 10 atlet senam yang berkompetisi di SD Bendungan.

“Total ada 225 atlet yang berpartisipasi. Pelaksanaan lomba berlangsung mulai 4 hingga 8 Mei 2026,” jelasnya.
Krisni menegaskan, O2SN menjadi wadah penting bagi siswa untuk mengembangkan bakat, meningkatkan daya saing, serta mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan di tingkat yang lebih tinggi.

Baca juga :  Gubernur Jatim Lantik 160 Pejabat Eselon III

“Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan. Namun kejujuran dan kehormatan adalah kemenangan yang sesungguhnya,” pungkasnya. (red)

Leave a Reply