Sekolah Rakyat Pasuruan Siap Sambut 480 Siswa Baru, Progres Pembangunan Capai 84,9 Persen

Img 20260626 wa0004

PASURUAN, lintasskandal.com – Pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 3 di Kabupaten Pasuruan terus dipacu untuk memenuhi target operasional pada tahun ajaran baru 2026. Hingga 26 Juni 2026 atau memasuki pekan ke-28 pelaksanaan proyek, progres pembangunan telah mencapai 84,9 persen.

Percepatan dilakukan sebagai tindak lanjut program Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sekaligus instruksi Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan Sekolah Rakyat segera rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Img 20260626 wa0003

Site Manager PT Nindya Karya, Mahendra, mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 740 tenaga kerja dengan sistem kerja nonstop hingga dini hari. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah hingga sekitar 900 pekerja sesuai kebutuhan di lapangan.
“Seluruh pekerjaan kini sudah memasuki tahap finishing.

Seluruh bangunan juga telah terpasang penutup atap menggunakan genteng konvensional. Material pendukung seperti keramik, mortar, dan bata sudah tersedia di lokasi sehingga tinggal mempercepat pekerjaan,” ujarnya.

Img 20260626 wa0002

Mahendra menjelaskan kontrak pembangunan dimulai pada pertengahan Desember 2025. Namun, pekerjaan efektif berlangsung setelah Lebaran. Adanya program percepatan membuat seluruh tim harus bekerja lebih intensif agar proyek dapat selesai sebelum akhir Juli 2026.

Ia menargetkan Partial Hand Over (PHO) dapat dilakukan pada 15 Juli 2026, sehingga sejumlah fasilitas utama sudah siap digunakan untuk menyambut peserta didik baru.

“Prioritas kami adalah gedung SMP, SMA beserta asramanya, kantin, masjid, aula, dan asrama guru agar siap digunakan pada awal tahun ajaran,” katanya.
Menurut Mahendra, Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan telah menyiapkan 480 siswa jenjang SMP dan SMA sebagai angkatan pertama yang akan menempati Sekolah Rakyat tersebut.

Sekolah Rakyat Jawa Timur 3 dibangun di atas lahan sekitar 6,2 hektare dengan konsep boarding school terpadu. Nantinya sekolah ini akan menampung hingga 1.008 siswa mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Baca juga :  Kementerian PUPR Renovasi Stadion Gelora Delta Sidoarjo

Selain gedung belajar dua lantai, kawasan ini juga dilengkapi asrama siswa dan guru, kantin terpisah, dapur, gudang, rumah susun guru, masjid, aula, guest house, lapangan sepak bola, lapangan basket, dan lapangan voli.

“Konsepnya adalah boarding school sesuai gagasan Presiden, sehingga siswa dapat tinggal dan belajar dalam satu kawasan terintegrasi,” jelas Mahendra.

Dukungan juga datang dari masyarakat sekitar. Sriyatun (41), warga setempat, berharap Sekolah Rakyat benar-benar menjadi akses pendidikan gratis bagi keluarga kurang mampu.
“Harapannya sekolah ini benar-benar gratis tanpa pungutan liar sehingga bisa membantu masyarakat kecil,” ujarnya.

Diketahui, proyek pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 3 merupakan bagian dari paket pembangunan lima Sekolah Rakyat di Jawa Timur yang dikerjakan PT Nindya Karya (Persero) setelah memenangkan tender senilai Rp1,1 triliun.

Proyek ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas berbasis asrama di Indonesia. (red)

Leave a Reply